Social Icons

Pages

Selasa, 25 Februari 2014

Renungan ketika Sakit

 Renungan Ketika Sakit
Tafakkaru fi Kholqillah, wa La Tafakkaru fi Dzatillah...
Disaat diri ini sedang sakit, sudah selayaknya kita berpikir kembali seberapa validkah teori aliran Qadariyah yang mengatkan bahwa : manusia mempunyai kebebasan dan kekuatan sendiri untuk mewujudkan perbuatan-perbuatannya. Dengan kata lain, manusia mempunyai qudrah (kekuatan atas perbuatannya ).
Karena didalam akal yang sehat ini mengatakan, aku harus bangkit, ingin melakukan aktivitas seperti biasanya, ingin sekolah, ingin kuliah, ingin bermain bola, dan apapun itu. Namun mengapa badan dan anggota tubuh yang lain tak mampu untuk melaksankannya ? Mengapa tubuh ini tak sejalan dengan keinginan, mengapa tubuh ini menolak perintah akal ? Lalu dimanakah letak qudrah, dimanakah letak teori yang mengatakan bahwa manusia mempunyai kebebasan dan kekuatan sendiri untuk mewujudkan perbuatannya tanpa campur tangan Tuhan. Mari kita renungkan...
Sakit merupakan sebuah contoh kecil akan turut berperan sertanya Allah terhadap apa yang kita inginkan. Diri ini menginginkan,diri ini berusaha, namun sebagai endingya Allahlah yang menetukan segalanya, apakah hal itu sesuai dengan kehendaknya,sesuai dengan qodo’ nya yang telah tertulis di Lauh al-Mahfudz beribu tahun yang lalu ataukah tidak. Karena Ia-lah yang Maha Kuasa atas segala-galanya. Yang mengatur segala kehidupan,di seluruh jagad alam semesta....
 Allah berfirman dalam surat al-Baqarah ayat 216 :
 Wa ‘asa an takrahu syaian wahuwa khairun lakum, Wa ‘asa an tuhibbu syaian wahuwa syarrun lakum,wallahu ya’lamu wa antum la ta’lamun. ( Mungkin saja ketika engkau membenci terhadap sesuatu, ternyata hal itu amat baik bagimu. Dan mungkin pula ketika engkau menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu. Allah maha mengetahui, sedang kamu tak mengetahui ).
Maka marilah kita berdoa, mudah-mudahan apa yang kita cintai, apa yang kita inginkan serta segala apa yang kita cita-citakan, semuanya sesuai akan Qodo’ nya Allah yang telah dicatat di Lauh al-Mahfudz dan Dikehendaki pula oleh-Nya...
Amin Allahumma Amin..

0 komentar:

Posting Komentar

 

Sample text

Sample Text

Sample Text

 
Blogger Templates