Renungan Ketika Sakit
Tafakkaru fi Kholqillah, wa La Tafakkaru fi Dzatillah...
Disaat diri ini sedang sakit, sudah selayaknya kita
berpikir kembali seberapa validkah teori aliran Qadariyah yang mengatkan bahwa
: manusia mempunyai kebebasan dan kekuatan sendiri untuk mewujudkan
perbuatan-perbuatannya. Dengan kata lain, manusia mempunyai qudrah
(kekuatan atas perbuatannya ).
Karena didalam akal yang sehat ini mengatakan, aku harus
bangkit, ingin melakukan aktivitas seperti biasanya, ingin sekolah, ingin
kuliah, ingin bermain bola, dan apapun itu. Namun mengapa badan dan anggota
tubuh yang lain tak mampu untuk melaksankannya ? Mengapa tubuh ini tak sejalan dengan
keinginan, mengapa tubuh ini menolak perintah akal ? Lalu dimanakah letak
qudrah, dimanakah letak teori yang mengatakan bahwa manusia mempunyai kebebasan
dan kekuatan sendiri untuk mewujudkan perbuatannya tanpa campur tangan Tuhan. Mari
kita renungkan...
Sakit merupakan sebuah contoh kecil akan turut berperan
sertanya Allah terhadap apa yang kita inginkan. Diri ini menginginkan,diri ini
berusaha, namun sebagai endingya Allahlah yang menetukan segalanya, apakah hal
itu sesuai dengan kehendaknya,sesuai dengan qodo’ nya yang telah tertulis di Lauh
al-Mahfudz beribu tahun yang lalu ataukah tidak. Karena Ia-lah yang Maha
Kuasa atas segala-galanya. Yang mengatur segala kehidupan,di seluruh jagad alam
semesta....
Allah berfirman dalam surat
al-Baqarah ayat 216 :
Wa ‘asa an
takrahu syaian wahuwa khairun lakum, Wa ‘asa an tuhibbu syaian wahuwa syarrun
lakum,wallahu ya’lamu wa antum la ta’lamun. ( Mungkin saja ketika engkau
membenci terhadap sesuatu, ternyata hal itu amat baik bagimu. Dan mungkin pula
ketika engkau menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu. Allah maha
mengetahui, sedang kamu tak mengetahui ).
Maka marilah kita berdoa, mudah-mudahan apa yang kita
cintai, apa yang kita inginkan serta segala apa yang kita cita-citakan,
semuanya sesuai akan Qodo’ nya Allah yang telah dicatat di Lauh al-Mahfudz
dan Dikehendaki pula oleh-Nya...
Amin Allahumma Amin..

0 komentar:
Posting Komentar