Nasihat Sang Ustadz
Jumat,
21 februari 2014
Disaat angin berdesir begitu kencang,
disertai gemuruh suara langit yang sedikit demi sedikit merubah warna dirinya
yang semula biru, menjadi gelap dan hitam. Disaat itu pulalah aku berpikir
bahwa tidak lama lagi hujan akan turun, akan menyapu debu-debu yang beterbangan
dan menempel baik diranting-ranting, di pohon-pohon, di genting, dijalan dan
disetiap sudut kota Jogja Istimewa ini. Akan menyapu rasa panas yang telah
berkumpul selama beberapa minggu belakangan ini.
Tiba tiba terbersit dipikranku akan
nasihat dari salah seorang ustadz yang sangat ku ta’adzimi di Pon-pes dahulu
yakni “ PANAS BERTAHUN-TAHUN AKAN HILANG DENGAN HUJAN SATU HARI”.
Sebuah kata bijak yang penuh makna, sering terjadi dan akan dihadapi oleh para
santri suatu saat nanti.
Hujan dimaknai dengan
kebohongan,penghianatan dan perilaku apapun yang membuat rasa ketidak percayaan
dari seseorang terhadap diri kita. Serta panas bertahun-tahun adalah sebuah
kepercayaan ,amanah serta segala prasangka baik yang telah diberikan. Jadi pada
dasarnya kita pastilah hidup bermasyarakat,saling berinteraksi,saling
berbagi,saling menolong dan sebagainya. Didalam segala kegiatan yang kita
lakukan pasti ada sebuah rasa kepercayaan satu dengan yang lainnya. Rasa
kepercayaan inilah yang akan membentuk relasi sosial yang semakin solid,semakin
dekat dan semakin harmonis. Baik relasi antar tetangga, guru-murid,
ustadz-masyarakat,dosen-mahasiswa dsb. Maka jika sekian lama kita telah
dipercaya, diberi amanah, dari siapapun itu, hendaklah kita menjaganya dengan
sebaik-baiknya. Jangalah sekali kali mengecewakan ataupun menghianati sebuah
amanah dan kepercayaan tersebut. Karena sekali saja kita mengecewakan dan
menghianatinya, maka akan sangat sulit,sangat lama, untuk membangun kembali
rasa kepercayaan itu, bahkan mungkin
untuk selamanya rasa kepercayaan yang diberikan akan hilang.
Jika dalam konteks kesantrian maka jagalah baik-baik
prasangka yang baik dari gurumu untuk dirimu, serta dari teman-temanmu….
Jika dalam konteks masyrakat maka jagalah baik-baik
kepercayaan masyrakat sekitarmu kepadamu,…
Janganlah melakukan hal-hal yang
dapat membuat sebuah prasangka baik serta kepercayaan yang diberikan menjadi
sebuah prasangka yang buruk serta rasa
ketidak percayaan. Hal inilah yang semakna dengan kata “Hujan Satu Hari “
Sebagaimana Rasulullah bersabda : Ayatul
Munafiq tsalatsun, idza hadatsa kadzaba, wa idza wa’ada akhlafa, wa idza’
tumina khona . “Tanda-tanda orang munafik ada tiga : Apabila berbicara,berdusta.
Apabila berjanji,tidak ditepati dan apabila diberi amanah,maka dikhianati.
Sebagai kesimpulan, marilah kita
bersama menjadi seseorang yang selalu amanah, serta menjaga diri dari segala perbuatan yang akan merusak
citra kita ,dimata semua orang. Dan semoga kita tidak termasuk kedalam golongan
orang-orang yang munafik. Amin Allahumma Amin……

0 komentar:
Posting Komentar